Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Banyak orang ingin punya anak laki-laki, terutama untuk anak pertama. Tapi kebanyakan tidak tahu caranya. Memang, yang menentukan jenis kelamin adalah Tuhan, tapi saat ini ilmu pengetahuan memungkinkan manusia bisa mengintip rahasia penciptaan Tuhan, meski untuk hasil akhir, manusia tidak bisa menentukan 100 persen. Alhamdulillah dua anakku cowok semua.
Sebetulnya banyak cara untuk menentukan jenis kelamin anak. Salah satu cara yang terbaik adalah metode shettles. Penerapan metode ini dipercaya memberikan peluang keberhasilan lebih dari 75 persen.
Pada dasarnya, pria menghasilkan sperma dengan dua macam kromosom gen, yaitu XX (wanita) dan XY (pria). Hasil penelitian dr Shettles menunjukkan bahwa Kromosom XY (pria) ukuran spermanya lebih kecil, daya hidup lemah, tapi bergerak lebih cepat (agresif) dibandingkan dengan kromosom XX yang lebih besar. Sedangkan kromosom XX (wanita) ukuran spermanya lebih besar, daya hidup kuat namun lebih lamban.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan. Pada saat terjadinya ovulasi (masa subur) akan memberikan peluang lebih besar mendapatkan anak laki-laki, karena sperma XY cenderung lebih cepat dan cenderung mencapai sel telur lebih dulu. Disarankan berhubungan di saat terjadi ovulasi, peluang untuk menginginkan anak laki-laki.
Cara paling efektif adalah dengan menghitung hari ovulasi, mendekati terakhir (amati tanggal ovulasi). Saat sel telur sudah berada di tengah rahim, di sinilah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim. Karena jaraknya dekat, sperma kromosom Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur dan tidak mati. Sedangkan peluang untuk menginginkan anak perempuan waktu berhubungan dilakukan 3 hari atau lebih sebelum ovulasi.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui masa subur adalah menentukan panjang siklus menstruasi Anda. Biasanya siklus menstruasi normal berkisar antara 21 hingga 40 hari. Dimana satu siklus menstruasi dimulai sejak hari pertama haid hingga tepat satu hari sebelum haid pada bulan berikutnya.
Sesuai dengan siklus menstruasi Anda, hitung dan tentukan perkiraan hari pertama haid untuk bulan selanjutnya, kemudian dikurangi 14 hari. Karena ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid pertama pada bulan berikutnya Ph di daerah kewanitaan berperan sangat penting. Lingkungan yang lebih asam cenderung menghasilkan anak perempuan (keadaan asam akan membunuh sperma XY) dan keadaan basa akan menghasilkan anak laki-laki.
Untuk itu posisi dan kedalaman penetrasi saat berhubungan sangatlah penting. Semakin dangkal atau dekat dengan vagina umumnya akan menghasilkan perempuan, dan yang lebih dalam akan menghasilkan anak laki-laki. Jika ingin punya anak laki-laki lakukan hubungan intim dengan posisi intercourse paling dekat.
Cara ini akan membantu sperma disemprotkan lebih dekat dengan sel telur. Dan posisi yang dianjurkan adalah doggie style. Posisi ini adalah di mana wanita berada pada posisi bertumpu pada kedua lutut dan tangan, kemudian membungkukkan punggung dan seperti berbaring pada ranjang. Posisi ini memberikan akses penuh untuk penetrasi yang dalam sehingga sperma kromosom Y dapat berlari cepat membuahi sel telur.
Jumlah sperma akan berpengaruh juga. Jumlah sperma yang lebih banyak akan meningkatkan peluang anak laki-laki, ada dua hal yang dilakukan. Untuk anak laki-laki, pria sebaiknya lebih sering menggunakan celana longgar. Hal ini dikarenakan untuk meningkatkan kesuburan dimana testis memerlukan suhu yang lebih rendah agar sperma dapat bertahan hidup dan karena sperma XY daya hidup lebih lemah. Maka dengan cara ini akan lebih terbantu dari pada sperma XX tetapi tidak disarankan jika melakukan hal sebaliknya (pria memakai celana ketat). Untuk anak perempuan, pria sebaiknya mandi air hangat segera sebelum berhubungan intim. Dengan cara ini sperma XX akan lebih berpeluang.
Selain metode itu, Anda juga bisa mendukungnya dengan memilih jenis makanan. Ada 5 jenis makanan yang dapat wanita coba untuk menghasilkan anak laki-laki. Pertama, Jeruk. Buah jeruk adalah salah satu sumber alami terbaik untuk vitamin C. Anda bisa mulai dengan memasukkan lebih banyak buah yang mengandung jumlah tinggi vitamin ini dalam diet harian Anda.
Vitamin C apabila masuk ke dalam kandungan akan mendukung konsepsi bayi laki-laki. Buah yang kaya akan vitamin ini harus lebih sering dikonsumsi bagi wanita yang berusaha mendapatkan anak laki-laki. Untuk penyajiannya sendiri, dapat dimakan dalam keadaan fisik atau jus. Kalau memutuskan untuk dijus, ada baiknya untuk meraciknya sendiri, dan hindari jus kemasan.
Kedua pisang. Jenis makanan yang baik untuk menghasilkan anak laki-laki lainnya adalah pisang, yang dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Dari semua mineral yang terkandung di buah ini, kalium merupakan kandungan yang paling penting ketika ingin menentukan jenis kelamin bayi, yang terbukti mendukung kelangsungan hidup sperma laki-laki.
Ketiga kue asin. Menurut seorang penulis Prenatal Classroom, Van de Carr, makan makanan yang kaya akan rasa asin memungkinkan Anda meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, seperti makan-makanan yang kaya akan kalium. Namun, yang harus diperhatikan adalah, makan terlalu banyak garam pun tidak sehat. Selain itu, sangat berbahaya untuk janin apabila dikonsumsi selama mengandung.
Empat.sereal. Penelitian telah membuktikan bahwa sereal sangat efisien dalam meningkatkan kemungkinan Anda hamil dan melahirkan anak laki-laki. Penjelasan sederhananya, wanita yang mengonsumsi lebih banyak sereal, biasanya memiliki asupan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Ini terbukti bahwa lingkungan yang kaya nutrisi, lebih mungkin untuk mendukung sperma pria dan mengarah pada konsepsi bayi laki-laki.
Kelimajamur. Jamur merupakan sumber mineral dan vitamin, seperti kalium, selenium, vitaminD, dan keluarga vitamin B.Nutrisi ini, terutama vitamin D dan kalium, dikenal dapat meningkatkan Anda hamil dengan hasil anak laki-laki, sehingga jamur harus dimasukkan dalam menu harian atau mingguan jika Anda menginginkan anak laki-laki. (sumber: kompas, detik,lpt6)
Semoga bermanfaat
Banjarmasin, 21 Juli 2013
Sebetulnya banyak cara untuk menentukan jenis kelamin anak. Salah satu cara yang terbaik adalah metode shettles. Penerapan metode ini dipercaya memberikan peluang keberhasilan lebih dari 75 persen.
Pada dasarnya, pria menghasilkan sperma dengan dua macam kromosom gen, yaitu XX (wanita) dan XY (pria). Hasil penelitian dr Shettles menunjukkan bahwa Kromosom XY (pria) ukuran spermanya lebih kecil, daya hidup lemah, tapi bergerak lebih cepat (agresif) dibandingkan dengan kromosom XX yang lebih besar. Sedangkan kromosom XX (wanita) ukuran spermanya lebih besar, daya hidup kuat namun lebih lamban.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan. Pada saat terjadinya ovulasi (masa subur) akan memberikan peluang lebih besar mendapatkan anak laki-laki, karena sperma XY cenderung lebih cepat dan cenderung mencapai sel telur lebih dulu. Disarankan berhubungan di saat terjadi ovulasi, peluang untuk menginginkan anak laki-laki.
Cara paling efektif adalah dengan menghitung hari ovulasi, mendekati terakhir (amati tanggal ovulasi). Saat sel telur sudah berada di tengah rahim, di sinilah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim. Karena jaraknya dekat, sperma kromosom Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur dan tidak mati. Sedangkan peluang untuk menginginkan anak perempuan waktu berhubungan dilakukan 3 hari atau lebih sebelum ovulasi.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui masa subur adalah menentukan panjang siklus menstruasi Anda. Biasanya siklus menstruasi normal berkisar antara 21 hingga 40 hari. Dimana satu siklus menstruasi dimulai sejak hari pertama haid hingga tepat satu hari sebelum haid pada bulan berikutnya.
Sesuai dengan siklus menstruasi Anda, hitung dan tentukan perkiraan hari pertama haid untuk bulan selanjutnya, kemudian dikurangi 14 hari. Karena ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid pertama pada bulan berikutnya Ph di daerah kewanitaan berperan sangat penting. Lingkungan yang lebih asam cenderung menghasilkan anak perempuan (keadaan asam akan membunuh sperma XY) dan keadaan basa akan menghasilkan anak laki-laki.
Untuk itu posisi dan kedalaman penetrasi saat berhubungan sangatlah penting. Semakin dangkal atau dekat dengan vagina umumnya akan menghasilkan perempuan, dan yang lebih dalam akan menghasilkan anak laki-laki. Jika ingin punya anak laki-laki lakukan hubungan intim dengan posisi intercourse paling dekat.
Cara ini akan membantu sperma disemprotkan lebih dekat dengan sel telur. Dan posisi yang dianjurkan adalah doggie style. Posisi ini adalah di mana wanita berada pada posisi bertumpu pada kedua lutut dan tangan, kemudian membungkukkan punggung dan seperti berbaring pada ranjang. Posisi ini memberikan akses penuh untuk penetrasi yang dalam sehingga sperma kromosom Y dapat berlari cepat membuahi sel telur.
Jumlah sperma akan berpengaruh juga. Jumlah sperma yang lebih banyak akan meningkatkan peluang anak laki-laki, ada dua hal yang dilakukan. Untuk anak laki-laki, pria sebaiknya lebih sering menggunakan celana longgar. Hal ini dikarenakan untuk meningkatkan kesuburan dimana testis memerlukan suhu yang lebih rendah agar sperma dapat bertahan hidup dan karena sperma XY daya hidup lebih lemah. Maka dengan cara ini akan lebih terbantu dari pada sperma XX tetapi tidak disarankan jika melakukan hal sebaliknya (pria memakai celana ketat). Untuk anak perempuan, pria sebaiknya mandi air hangat segera sebelum berhubungan intim. Dengan cara ini sperma XX akan lebih berpeluang.
Selain metode itu, Anda juga bisa mendukungnya dengan memilih jenis makanan. Ada 5 jenis makanan yang dapat wanita coba untuk menghasilkan anak laki-laki. Pertama, Jeruk. Buah jeruk adalah salah satu sumber alami terbaik untuk vitamin C. Anda bisa mulai dengan memasukkan lebih banyak buah yang mengandung jumlah tinggi vitamin ini dalam diet harian Anda.
Vitamin C apabila masuk ke dalam kandungan akan mendukung konsepsi bayi laki-laki. Buah yang kaya akan vitamin ini harus lebih sering dikonsumsi bagi wanita yang berusaha mendapatkan anak laki-laki. Untuk penyajiannya sendiri, dapat dimakan dalam keadaan fisik atau jus. Kalau memutuskan untuk dijus, ada baiknya untuk meraciknya sendiri, dan hindari jus kemasan.
Kedua pisang. Jenis makanan yang baik untuk menghasilkan anak laki-laki lainnya adalah pisang, yang dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Dari semua mineral yang terkandung di buah ini, kalium merupakan kandungan yang paling penting ketika ingin menentukan jenis kelamin bayi, yang terbukti mendukung kelangsungan hidup sperma laki-laki.
Ketiga kue asin. Menurut seorang penulis Prenatal Classroom, Van de Carr, makan makanan yang kaya akan rasa asin memungkinkan Anda meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, seperti makan-makanan yang kaya akan kalium. Namun, yang harus diperhatikan adalah, makan terlalu banyak garam pun tidak sehat. Selain itu, sangat berbahaya untuk janin apabila dikonsumsi selama mengandung.
Empat.sereal. Penelitian telah membuktikan bahwa sereal sangat efisien dalam meningkatkan kemungkinan Anda hamil dan melahirkan anak laki-laki. Penjelasan sederhananya, wanita yang mengonsumsi lebih banyak sereal, biasanya memiliki asupan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Ini terbukti bahwa lingkungan yang kaya nutrisi, lebih mungkin untuk mendukung sperma pria dan mengarah pada konsepsi bayi laki-laki.
Kelimajamur. Jamur merupakan sumber mineral dan vitamin, seperti kalium, selenium, vitaminD, dan keluarga vitamin B.Nutrisi ini, terutama vitamin D dan kalium, dikenal dapat meningkatkan Anda hamil dengan hasil anak laki-laki, sehingga jamur harus dimasukkan dalam menu harian atau mingguan jika Anda menginginkan anak laki-laki. (sumber: kompas, detik,lpt6)
Semoga bermanfaat
Banjarmasin, 21 Juli 2013
ingin punya anak cowok?
Alhamdulillah, ini ramadhan spesial bagiku dan keluargaku. Bagiku, ada dua mimpi besar yang dikabulkan pada saat yang bersamaan jelang ramadhan 1434H tahun ini. Pertama, anak keduaku lahir dengan selamat melalui proses cesar. Kedua, keinginanku untuk mempunyai mobil Honda Jazz sejak empat tahun lalu akhirnya terkabul.
Kelahiran anak keduaku ini jelas melengkapi hari-hariku. Melalui proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya anak kami: Muhammad Langit Biru Ramadhan terlahir dengan selamat. Kami menunggu kehadiran Iyu, panggilan anak kami, sudah cukup lama. Anak pertama kami, Pantarhei lahir 2006 atau tujuh tahun tiga bulan yang lalu. Karena Iye (rhei) lahir melalui proses cesar, kami harus menunggu empat tahun untuk bisa punya anak lagi secara aman dari segi medis.
Praktis, mulai tahun 2010 kami melakukan program punya anak lagi. Berbagai upaya kami lakukan, tapi tampaknya Allah masih menunda waktu hingga saat yang tepat tiba. Konsultasi hingga searching di internet untuk mengetahui cara tepat punya anak kerap kami lakukan, tapi tampaknya juga belum menemukan hasil. Hingga akhirnya istriku benar-benar hamil pada 2012. Tapi tampaknya Allah belum mengizinkan kami punya momongan saat itu.
Pada Mei 2012 istriku keguguran. Sempat sangat kecewa dan mencari berbagai macam sebab hingga kambing hitam. Tapi akhirnya kepasrahan yang kami pilih. "Allah akan memilihkan waktu yang tepat bagi kami" "Semua akan indah pada waktunya" Itulah dua kalimat motivasi yang membuat kami tetap tegar.
Saat istriku dikuret di RS Hermina Jakarta pada Mei 2012, saat itulah aku dan istriku belajar banyak tentang kehamilan dan segala permasalahannya dari dokter yang menangani tindakan medis istriku. Alhamdulillah, dokter mengajari kami banyak hal. Dokter menyarankan kami menunggu tiga bulan lagi untuk program punya anak lagi.
Tentang tata cara agar cepat punya anak lagi, sudah pernah saya posting beberapa waktu lalu di blog ini. Dan alhamdulillah postingan itu juga dipraktikkan beberapa teman dan ternyata berhasil. Kabar baiknya, istriku juga berhasil hamil lagi. Kami pun sangat berhati-hati menjaga kehamilan kali ini. Hampir tiap hari kami belajar tentang kehamilan dan segala permasalahannya di internet. Kami juga banyak tanya ke dokter yang menangani kehamilan istriku.
Pada kehamilan kali ini, kami sangat ingin agar bayi kami dilahirkan secara normal. Alasannya, Allah telah menciptakan tubuh perempuan secara sempurna, termasuk cara melahirkan juga telah diatur secara sempurna, melalui cara yang alamiah. Kami yakin persalinan normal lebih mendekatkan jiwa anak dan sang ibu. Kami pun belajar dari banyak pihak. Hasilnya, kami menemukan banyak ilmu tentang kelahiran secara normal meski anak pertama cesar. Bahkan dokter yang menangani kehamilan istriku tiap bulan langsung terdiam saat mencoba menawari operasi cesar semenjak kehamilan menginjak usia 7 bulan. Dokter itu sempat ngeper dan tidak menyangka kami punya banyak info soal kelahiran normal anak kedua meski anak pertama cesar.
Bukan masalah apa-apa, saya sangat tidak suka jika ada dokter kandungan yang matre, sedikit- sedikit langsung cesar. Banyak alasan yang mereka kemukakan, kebanyakan mereka menakut- nakuti pasien tentang kesehatan dan keselamatan bayi. Jika orangtua tidak punya banyak pengetahuan, pasti langsung setuju dicesar. Untuk diketahui, di rumah sakit bersalin tempat istriku melahirkan pada saat yang hampir bersamaan, dari lima pasien, semuanya dioperasi cesar.
Dari ilmu yang kami dapat itu, kami menyimpulkan bahwa anak kedua kami ini bisa dilahirkan secara normal. Berdasarkan pengetahuan yang kami dapat, persalinan normal bisa dilakukan meski anak pertama dilahirkan cesar. Asal, bedah cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah. Untuk diketahui ada tiga macam bedah cesar, yaitu horisontal di perut bagian atas, vertikal di tengah perut, dan horisontal di perut bagian bawah. Persalinan normal hanya boleh dilakukan jika cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah.
Aturan berikutnya, tinggi tubuh istriku memungkinkan untuk melakukan persalinan normal. Juga pinggul tidak terlalu sempit sehingga cukup digunakan sebagai jalan bagi si jabang bayi. Aturan berikutnya lagi adalah perkiraan berat bayi kurang dari empat kilogram. Nah untuk berat bayi ini kami melakukan second opinion hingga tiga dokter. Dokter pertama yang menangani istriku tiap bulan menyatakan berat janin tiga hari sebelum kelahiran 3,8 kilogram, dua dokter lainnya menyatakan berat janin 3,7 kilogram.
Jadi, berdasarkan diagnosis tiga dokter, berat janin memungkinkan untuk kelahiran secara normal. Tak hanya itu, kami juga melakukan tes jantung ibu dan janin. Hasilnya juga memuaskan, keduanya dinyatakan sangat sehat.
Hingga akhirnya tiba pada hari H. Pukul 24.00 pada 3 Juli 2013, istriku mulai kontraksi. Kami mencoba menyugesti dan membuat suasana menjadi senyaman mungkin. Dua jam berikutnya, kontraksi makin sering terjadi. Hingga pukul 02.30 akhirnya kami putuskan untuk pergi ke rumah sakit.
Kabar baiknya, alhamdulillah pada sore sebelumnya kawan kami secara ikhlas meminjamkan mobilnya kepada kami, sehingga saat kontraksi, kami bisa membawa istri ke dokter secara nyaman. Tak bisa dibayangkan kami membawa istri ke rumah sakit yang jaraknya 10 kilometer menggunakan sepeda motor. Belum lagi, kami juga harus membawa anak pertama kami yang berumur 7 tahun pada pukul 02.30 dinihari. Betapa repotnya, karena kami juga harus membawa perlengkapan melahirkan, termasuk persiapan untuk si jabang bayi. Jadi, pas dinihai kontraksi, kami sudah siap membawa ke dokter secara nyaman. (Maturnuwun Om Razak atas pinjaman mobilnya...)
Hingga pukul 10.30, sudah terjadi pembukaan empat menuju lima. Si jabang bayi masih terus meronta ingin keluar. Di sisi lain, istriku mengalami kesakitan yang luar biasa. Air ketuban istrikupun mulai keluar berwarna coklat. Jumlahnya diperkirakan makin menipis. Saat memeriksa pukul 11.00, akhirnya dokter menyerah. Dia langsung menyarankan operasi cesar karena air ketuban sudah hampir habis. Kami pun terbengong, tak bisa berbuat apa-apa. Dokter mengatakan berbahaya jika tidak segera dioperasi karena si jabang bayi telah meminum air ketuban yang telah bercampur kotoran. Kami pun menyerah.
Sambil mengucap bismilah, saya pun menandatangani prasyarat operasi cesar. Setengah jam kemudian bayiku pun terlahir dengan selamat. Yang membuat saya terbengong-bengong adalah ukurannya yang super besar: 4,85 kilogram dengan panjang 55 centimeter. Wowww... Sujud syukur pun saya panjatkan kepada Allah. Apa jadinya jika anakku tidak dioperasi cesar. Dengan ukuran yang segitu besar, sangat tidak mungkin anakku lahir secara normal mengingat istriku punya riwayat operasi cesar pada anak pertama.Terima kasih dokter telah memaksa kami untuk menyetujui operasi cesar.
Banjarmasin, 18 Juli 2013
Kelahiran anak keduaku ini jelas melengkapi hari-hariku. Melalui proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya anak kami: Muhammad Langit Biru Ramadhan terlahir dengan selamat. Kami menunggu kehadiran Iyu, panggilan anak kami, sudah cukup lama. Anak pertama kami, Pantarhei lahir 2006 atau tujuh tahun tiga bulan yang lalu. Karena Iye (rhei) lahir melalui proses cesar, kami harus menunggu empat tahun untuk bisa punya anak lagi secara aman dari segi medis.
Praktis, mulai tahun 2010 kami melakukan program punya anak lagi. Berbagai upaya kami lakukan, tapi tampaknya Allah masih menunda waktu hingga saat yang tepat tiba. Konsultasi hingga searching di internet untuk mengetahui cara tepat punya anak kerap kami lakukan, tapi tampaknya juga belum menemukan hasil. Hingga akhirnya istriku benar-benar hamil pada 2012. Tapi tampaknya Allah belum mengizinkan kami punya momongan saat itu.
Pada Mei 2012 istriku keguguran. Sempat sangat kecewa dan mencari berbagai macam sebab hingga kambing hitam. Tapi akhirnya kepasrahan yang kami pilih. "Allah akan memilihkan waktu yang tepat bagi kami" "Semua akan indah pada waktunya" Itulah dua kalimat motivasi yang membuat kami tetap tegar.
Saat istriku dikuret di RS Hermina Jakarta pada Mei 2012, saat itulah aku dan istriku belajar banyak tentang kehamilan dan segala permasalahannya dari dokter yang menangani tindakan medis istriku. Alhamdulillah, dokter mengajari kami banyak hal. Dokter menyarankan kami menunggu tiga bulan lagi untuk program punya anak lagi.
Tentang tata cara agar cepat punya anak lagi, sudah pernah saya posting beberapa waktu lalu di blog ini. Dan alhamdulillah postingan itu juga dipraktikkan beberapa teman dan ternyata berhasil. Kabar baiknya, istriku juga berhasil hamil lagi. Kami pun sangat berhati-hati menjaga kehamilan kali ini. Hampir tiap hari kami belajar tentang kehamilan dan segala permasalahannya di internet. Kami juga banyak tanya ke dokter yang menangani kehamilan istriku.
Pada kehamilan kali ini, kami sangat ingin agar bayi kami dilahirkan secara normal. Alasannya, Allah telah menciptakan tubuh perempuan secara sempurna, termasuk cara melahirkan juga telah diatur secara sempurna, melalui cara yang alamiah. Kami yakin persalinan normal lebih mendekatkan jiwa anak dan sang ibu. Kami pun belajar dari banyak pihak. Hasilnya, kami menemukan banyak ilmu tentang kelahiran secara normal meski anak pertama cesar. Bahkan dokter yang menangani kehamilan istriku tiap bulan langsung terdiam saat mencoba menawari operasi cesar semenjak kehamilan menginjak usia 7 bulan. Dokter itu sempat ngeper dan tidak menyangka kami punya banyak info soal kelahiran normal anak kedua meski anak pertama cesar.
Bukan masalah apa-apa, saya sangat tidak suka jika ada dokter kandungan yang matre, sedikit- sedikit langsung cesar. Banyak alasan yang mereka kemukakan, kebanyakan mereka menakut- nakuti pasien tentang kesehatan dan keselamatan bayi. Jika orangtua tidak punya banyak pengetahuan, pasti langsung setuju dicesar. Untuk diketahui, di rumah sakit bersalin tempat istriku melahirkan pada saat yang hampir bersamaan, dari lima pasien, semuanya dioperasi cesar.
Dari ilmu yang kami dapat itu, kami menyimpulkan bahwa anak kedua kami ini bisa dilahirkan secara normal. Berdasarkan pengetahuan yang kami dapat, persalinan normal bisa dilakukan meski anak pertama dilahirkan cesar. Asal, bedah cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah. Untuk diketahui ada tiga macam bedah cesar, yaitu horisontal di perut bagian atas, vertikal di tengah perut, dan horisontal di perut bagian bawah. Persalinan normal hanya boleh dilakukan jika cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah.
Aturan berikutnya, tinggi tubuh istriku memungkinkan untuk melakukan persalinan normal. Juga pinggul tidak terlalu sempit sehingga cukup digunakan sebagai jalan bagi si jabang bayi. Aturan berikutnya lagi adalah perkiraan berat bayi kurang dari empat kilogram. Nah untuk berat bayi ini kami melakukan second opinion hingga tiga dokter. Dokter pertama yang menangani istriku tiap bulan menyatakan berat janin tiga hari sebelum kelahiran 3,8 kilogram, dua dokter lainnya menyatakan berat janin 3,7 kilogram.
Jadi, berdasarkan diagnosis tiga dokter, berat janin memungkinkan untuk kelahiran secara normal. Tak hanya itu, kami juga melakukan tes jantung ibu dan janin. Hasilnya juga memuaskan, keduanya dinyatakan sangat sehat.
Hingga akhirnya tiba pada hari H. Pukul 24.00 pada 3 Juli 2013, istriku mulai kontraksi. Kami mencoba menyugesti dan membuat suasana menjadi senyaman mungkin. Dua jam berikutnya, kontraksi makin sering terjadi. Hingga pukul 02.30 akhirnya kami putuskan untuk pergi ke rumah sakit.
Kabar baiknya, alhamdulillah pada sore sebelumnya kawan kami secara ikhlas meminjamkan mobilnya kepada kami, sehingga saat kontraksi, kami bisa membawa istri ke dokter secara nyaman. Tak bisa dibayangkan kami membawa istri ke rumah sakit yang jaraknya 10 kilometer menggunakan sepeda motor. Belum lagi, kami juga harus membawa anak pertama kami yang berumur 7 tahun pada pukul 02.30 dinihari. Betapa repotnya, karena kami juga harus membawa perlengkapan melahirkan, termasuk persiapan untuk si jabang bayi. Jadi, pas dinihai kontraksi, kami sudah siap membawa ke dokter secara nyaman. (Maturnuwun Om Razak atas pinjaman mobilnya...)
Hingga pukul 10.30, sudah terjadi pembukaan empat menuju lima. Si jabang bayi masih terus meronta ingin keluar. Di sisi lain, istriku mengalami kesakitan yang luar biasa. Air ketuban istrikupun mulai keluar berwarna coklat. Jumlahnya diperkirakan makin menipis. Saat memeriksa pukul 11.00, akhirnya dokter menyerah. Dia langsung menyarankan operasi cesar karena air ketuban sudah hampir habis. Kami pun terbengong, tak bisa berbuat apa-apa. Dokter mengatakan berbahaya jika tidak segera dioperasi karena si jabang bayi telah meminum air ketuban yang telah bercampur kotoran. Kami pun menyerah.
Sambil mengucap bismilah, saya pun menandatangani prasyarat operasi cesar. Setengah jam kemudian bayiku pun terlahir dengan selamat. Yang membuat saya terbengong-bengong adalah ukurannya yang super besar: 4,85 kilogram dengan panjang 55 centimeter. Wowww... Sujud syukur pun saya panjatkan kepada Allah. Apa jadinya jika anakku tidak dioperasi cesar. Dengan ukuran yang segitu besar, sangat tidak mungkin anakku lahir secara normal mengingat istriku punya riwayat operasi cesar pada anak pertama.Terima kasih dokter telah memaksa kami untuk menyetujui operasi cesar.
Banjarmasin, 18 Juli 2013
langit biru lahir (dua mimpi dalam satu malam-1)
Posted by : Unknown
0 Comments


