Membuat email dengan Gmail merupakan cara yang cukup mudah dilakukan bagi Anda yang belum mempunyai email account / alamat email. Email merupakan singkatan dari Electronic Mail, berarti surat elektronik yang digunakan untuk mengirim pesan kepada sesama pengguna Internet yang mempunyai Email. Perbedaan antara Email dan surat biasa sangatlah banyak. Dengan email kita bisa mengirim pesan baik teks, gambar, suara / audio, video bahkan file-file lain, dengan cepat (hitungan detik / menit tergantung ukuran file yang dikirim).

Sebenarnya banyak layanan untuk membuat email gratis selain Gmail, seperti Yahoo, Hotmail, Telkom, MSN, AOL, Ovi, Hushmail, GMX, dan sebagainya. Nah, kenapa saya memilih Gmail ? Karena saat ini Gmail merupakan penyedia Email gratis yang cukup populer. Selain itu, Gmail juga merupakan milik Google. Dengan Gmail, nantinya kita bisa dengan mudah mendaftar ke layanan produk dan situs-situs milik google seperti Youtube, Blogger, Google Plus, Google Adsense, Webmaster Tools, Analytics, dll. Email Gmail juga sudah tersedia untuk versi ponsel, smartphone, Iphone dan Android.

Jika Anda ingin membuat email dengan menggunakan Gmail, berikut langkah-langkahnya :

CARA MEMBUAT EMAIL GMAIL


1. Silahkan kunjungi www.gmail.com. Pada tampilan utama web tersebut, silahkan klik BUAT AKUN pada pojok kanan atas.


2. Selanjutnya silahkan isi semua data-data yang diperlukan :


  • Nama : Isikan nama lengkap (nama depan + belakang).
  • Nama Pengguna : Anda bisa mengatur nama pengguna sendiri misalnya namaanda@gmail.com. Jika nama pengguna sudah tidak tersedia, kita bisa menambahkan angka atau karakter titik (contoh : namaanda123@gmail.com atau halo.namaanda@gmail.com)
  • Kata Sandi : Masukkan kata sandi sesuai keinginan, bisa dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol. (tips : buatlah kata sandi yang mudah di ingat namun sulit ditebak)
  • Konfirmasi Kata Sandi : Masukkan kembali kata sandi yang telah dibuat tadi.
  • Tanggal Lahir : Isikan tanggal, bulan, dan tahun lahir.
  • Gender : Pria / Wanita
  • Ponsel : Masukkan nomor ponsel untuk menjaga keamanan akun email Anda. Ini juga berfungsi saat Anda sewaktu-waktu lupa kata sandi, maka pihak Gmail akan mengirimkan sms kata sandi Anda.
  • Alamat Email Saat ini : Kosongkan jika belum mempunyai Email sebelumnya.
  • Verifikasi Kata : Masukkan huruf dan karakter yang terlihat pada gambar.
  • Lokasi : Set lokasi Anda.

3. Kemudian beri tanda Checklist / Centang pada "Saya Menyetujui Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi Google". Selanjutnya klik LANGKAH BERIKUTNYA.


4. Kemudian klik lagi LANGKAH SELANJUTNYA (pada langkah ini Anda dapat menambahkan foto profil).


5. Lalu klik LANJUTKAN KE GMAIL.


6. Kemudian Anda akan masuk kedalam Akun Gmail. Disini kita bisa menulis pesan, melihat inbox, dan melakukan serangkaian pengaturan tambahan. Selesai.



CARA MASUK DAN KELUAR DARI AKUN EMAIL GMAIL


Setelah selesai membuat email gmail, berikut ini adalah langkah-langkah bagaimana caranya keluar / sign out dan masuk / sign ini kedalam akun gmail yang telah kita buat tadi.

  • CARA KELUAR / SIGN OUT DARI AKUN GMAIL

1. Klik OPSI PROFIL pada tanda panah kecil terbalik di pojok kanan atas akun Gmail Anda.

2. Kemudian klik KELUAR. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah :


  • CARA MASUK / SIGN IN KE DALAM AKUN GMAIL

1. Kunjungi www.gmail.com

2. Masukkan nama pengguna dan kata sandi yang telah kita buat tadi - kemudian klik MASUK.


Demikian panduan praktis dan cara membuat email gmail terbaru. Semoga tulisan ini bermanfaat, khususnya bagi Anda yang sedang mencari tips cara membuat email gmail.

CARA MUDAH MEMBUAT EMAIL GMAIL GRATIS TERBARU

Posted by : Unknown 0 Comments
Tag : , ,
Ini pengalaman keduaku mudik lebaran menggunakan kapal laut. Pengalaman pertama saat lebaran 2003. Saat itu, aku tidak tahu kalau tiket pesawat dari Banjarmasin ke Jawa sangat terbatas. Sepekan jelang lebaran, aku dan teman-teman baru mencari tiket pesawat, ternyata sudah ludes semua. Padahal penerbangan dari Banjarmasin ke Jawa ada banyak pesawat saat itu dengan jurusan Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta. Ternyata tiket penerbangan sudah ludes semua, terpaksa kami naik kapal laut.

Saat itu, dalam hati, aku bilang tidak akan naik kapal laut lagi. Betapa tidak, dari 12 jam perjalanan kapal cepat yang dijanjikan, ternyata perjalanan yang harus kami tempuh mencapai 20 jam. Begitu sampai di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kami turun kapal dengan tubuh terhuyung-huyung. Tak hanya itu, selama di kapal, aku tak berani berdiri dari tempat duduk, karena begitu berdiri perut langsung mual, dan kepala pusing.

Sepuluh tahun berikutnya, atau lebaran 2013 ini, aku mudik ke Jawa menggunakan kapal laut lagi. Ada satu alasan mendasar yang tidak bisa aku hindari kali ini, yaitu aku membawa anak keduaku yang baru berumur tiga pekan (walah nekat bener). Mau tidak mau, aku harus naik kapal laut, karena syarat naik pesawat, usia bayi minimal harus dua bulan.


Sebetulnya soal syarat naik pesawat bisa diakali, tapi aku justru memikirkan kesehatan anakku. Aku banyak baca referensi bahwa syaraf bayi usia di bawah dua bulan belum cukup kuat, jadi bahaya jika dipaksakan naik pesawat. Contoh konkretnya adalah bahwa telinga orang dewasa pun terasa sakit saat pesawat take off dan landing, apalagi telinga bayi. Jadi aku putuskan mudik lewat jalur laut yang lebih aman untuk kesehatan bayiku. Dokter anak yang menangani persalinan anakku pun menyarankan untuk naik kapal laut saja.

Berdasarkan pengalaman traumatik 10 tahun yang lalu, aku pun mulai bergerilya mencari informasi sebanyak-banyaknya seputar pelayaran Banjarmasin-Surabaya. Apalagi, aku juga membawa anak pertamaku yang berusia 7,5 tahun. Aku tak mau anak-anakku sengsara di kapal. Setelah searching di internet dan ngobrol langsung dengan teman dan kru di kantor cabang pelayaran di Banjarmasin, pilihannya jatuh ke KM Kumala milik PT Dharma Lautan Utama. Salah satu alasannya adalah karena jadwal pelayaran ke Surabaya yang cocok dengan waktu cutiku.

Teman-teman kantor yang kerap naik kapal laut menyarankan agar aku mencari kamar di kapal demi kenyamanan selama perjalanan. Berdasarkan pengalaman 10 tahun lalu, aku cukup sengsara. Saat itu, kami memang dapat tempat duduk vip. Tapi ternyata sangat capek duduk selama 20 jam di kapal yang terombang-ambing oleh ombak laut Jawa. Dari obrolanku dengan teman-teman, aku tahu bahwa kamar di kapal bisa didapat dengan berbagai cara, yaitu memesan di kantor cabang atau agen, atau menyogok kru kapal saat sudah naik di atas kapal. Belakangan aku baru tahu kamar itu juga bisa dipesan via online meski hasil akhirnya tidak bisa dipastikan.

Pilihanku memesan kamar di kantor cabang, karena pilihan kedua sangat riskan. Aku tak mau gambling. Aku pun ngacir ke kantor cabang DLU. Di kantor DLU aku langsung syok begitu petugas tiket menyatakan bahwa semua tiket pelayaran mudik tahun ini dijual kelas ekonomi. Artinya tidak ada kamar yang bisa dipesan. Berbagai argumen aku ungkapkan di kantor cabang itu, salah satunya karena aku membawa anak berusia tiga minggu. Tapi jawaban tetap sama, tidak ada pemesanan kamar untuk pelayaran KM Kumala.

Aku tidak patah arang. Dua teman aku hubungi untuk menembus kalangan internal PT DLU. Aku yakin ada jalan untuk mendapat kamar itu. Dua temanku langsung bergerak cepat, tapi keduanya tetap tidak bisa memastikan dapat kamar itu. Hingga dua hari jelang keberangkatan pun, tiket kamar itu belum aku dapat. Tapi ada titik terang bahwa saat keberangkatan aku diminta menemui pucuk pimpinan DLU Banjarmasin di kapal.

Saat itu aku sudah pegang tiket untuk mobil seharga Rp 1.850.000, dua tiket orang dewasa masing-masing Rp 260 ribuan, tiket anak Rp 150 ribu, dan tiket bayi Rp 50 ribu. Untuk urusan mobil juga sudah beres. Aku sudah persiapkan stempel surat jalan dari kepolisian (KP3) Banjarmasin dengan tarif Rp 20 ribu. Jika tidak sempat ke kantor KP3 Anda bisa menyiapkan foto copy STNK mobil untuk distempel saat di pelabuhan, tapi biasanya biayanya lebih mahal. Di Pelabuhan Surabaya, aku dikenai tarif Rp 50 ribu sekali stempel. (pantesan polisinya ramah, mahal sih, hahaha)

Dua jam jelang keberangkatan, aku pun berhasil menelepon otoritas KM Kumala. Aku disuruh menemui seorang kru di bagian informasi di atas kapal. Dengan jaminan dari otoritas kapal itu,  perasaanku jadi lebih tenang, tapi masih was-was karena aku belum punya gambaran siapa yang harus aku temui di atas kapal. Saat itu, 31 Juli 2013, KM Kumala jurusan Surabaya dijadwalkan berlayar pukul 22.00 Wita. Aku sudah standby di pelabuhan pukul 21.00 Wita.

Hingga pukul 24.00 Wita, belum juga ada tanda-tanda kapal akan berangkat. Aku pun mencari informasi di dekat kapal. Ternyata ada satu truk fuso sarat muatan patah as pendeknya saat akan keluar kapal. Dibutuhkan waktu tiga jam untuk menyeret gajah jalanan itu keluar dari kapal. Setelah beres, giliran kendaraan di luar mulai masuk kapal. Celakanya, begitu truk fuso kedua masuk kapal, ternyata as pendeknya patah juga. Waduh. Kru kapal pun mulai bergerak menangani gajah bengkak itu.

Untungnya, saat itu pintu pagar mobil untuk masuk ke kapal sudah dibuka sehingga aku punya kesempatan masuk ke area kapal. Dengan alasan menemui otoritas kapal itu, aku nekat minta izin masuk ke kapal. Setelah dapat izin, aku pun segera masuk kapal dan mencari kru yang bertugas membagi kamar di bagian informasi. Petugas melayani secara ramah, dan Alhamdulillah urusan kamar beres. Tiket kamar seharga Rp 175 ribu pun aku pegang. Aku pun turun lagi ke mobil untuk menemui anak istriku yang sudah telantar beberapa jam di antrean masuk kapal. Lega rasanya saat itu.



Beberapa jam berikutnya, giliran mobilku masuk ke kapal. Jika suatu saat Anda memarkir mobil di kapal, sebaiknya cari tempat yang agak jauh dari tangga masuk penumpang. Karena kalau tidak, risikonya mobil Anda bisa lecet-lecet karena tergesek penumpang yang akan naik tangga. Setelah urusan parkir beres, aku sekeluarga segera masuk kamar di lantai tiga. Cukup nyaman kamar itu. Ada AC, televisi 21 inc, dan dua ranjang tingkat dengan empat kasur. Sejenak aku rebahan di kasur setelah menyiapkan perbekalan selama pelayaran ke Surabaya.

Waktu terus bergulir, tapi kapal tak juga berangkat. Baru pukul 06.00 Wita kapal mulai menarik jangkar. Artinya, keberangkatan kapal molor selama delapan jam. Perlahan-lahan kapal mulai meninggalkan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Anak pertamaku kegirangan bukan main. Naik kapal adalah impiannya sejak lama. Maklum, ia sudah pernah naik beragam moda transportasi, tapi belum pernah mencoba naik kapal besar. Sebetulnya ia pernah naik kapal wisata saat TK, tapi ia belum puas karena kapalnya tidak besar. Untuk ukuran anak usia 7 tahun, pengalamannya cukup lengkap menjajal aneka moda transportasi, mulai dari naik sepeda, becak, andong, mobil, truk, bus (cepat, malam, ekonomi, patas dll), kereta api, hingga pesawat.

Untuk satu dua jam pertama, anakku masih kegirangan karena kapal melewati rumah, sungai dan bertemu kapal lain. Tapi pada jam ketiga ia mulai kecapekan karena tidak ada pemandangan lain selain debur ombak laut Jawa. Akhirnya ia pun tertidur dengan sukses. Demi menghemat tenaga, aku pun tidur. Begitu juga dengan bayiku dan istriku. Apalagi saat itu aku memutuskan untuk tetap berpuasa karena menemani anakku yang ngeyel ingin tetap berpuasa meski melakukan perjalanan panjang.

Siang hari, aku terbangun. Begitu juga anak mbarepku. Ia langsung menuju jendela kapal. Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan air membiru. Karena bosan, kami pun nonton televisi. Lumayan, ada banyak acara televisi yang bisa menghibur. Sesekali kami jalan keluar kamar untuk melihat-lihat ruangan kapal. Tak terasa maghrib pun tiba. Kami dapat jatah buka puasa, alhamdulillah puasa hari itu kami tuntas.

Perjalanan malam lumayan menyenangkan. Ditemani televisi dan canda anak istri, kami ngemil bekal yang jauh hari telah kami siapkan dari rumah. Kami memang membawa sekeranjang makanan plus popmie dari rumah untuk bekal selama berlayar. Sebetulnya di kafetaria kapal juga dijual aneka snack lengkap dengan harga lumayan terjangkau. Tapi kami takut tidak sesuai selera, makanya kami persiapkan bekal dari rumah. Untuk air panas, penumpang bisa mengambil di kapal secara gratis selama 24 jam full. Di kafe, penumpang juga bisa pesan aneka makanan, mulai dari nasi sayur hingga nasi goreng dan bakso.


Saat musim mudik, kalau Anda jalan ke kafe, Anda harus berhati-hati. Jika jalan Anda oleng, bisa saja menginjak orang yang sedang tidur. Maklum, saat mudik, penumpang membeludak. Dari daya tampung 700 orang, kapal bisa dijejali hingga 2000 penumpang. Para penumpang ada yang tidur di lantai kapal, di tangga, di kursi, kafe, bagian luar kapal yang berhadapan langsung dengan laut, di emperan, atau di berbagai tempat lain. Mereka tidur beralaskan tikar dari bungkus semen yang dijual seharga Rp 5 ribuan oleh pengasong saat di pelabuhan.

Pukul 02.00 Wita (1 Agustus), anakku pengin jalan-jalan di dalam kapal. Aku pun mengajaknya ke kafe untuk membeli kopi panas, sementara anakku ingin membeli nasi goreng. Tapi sayang nasi goreng sudah habis. Penjaga kafe bilang tidak perlu khawatir, karena penumpang di kamar pasti dapat jatah makan. Kami pun balik ke kamar. Jelang sahur, kamar kami diketok petugas yang ternyata membawa jatah makan sahur.

Usai sahur, anakku memutuskan untuk tidur, sementara aku memilih tetap terjaga karena sudah hampir sampai. Usai Subuhan, aku nonton televisi sambil sesekali menengok ke luar jendela. Pukul 08.00 WIB, kapal pun sandar, dan bisa meninggalkan kapal. Artinya, kami berlayar selama 26 jam lebih. Kata orang, perjalanan KM Kumala memang paling lamban dibanding kapal milik DLU yang lain yang hanya perlu waktu 18 jaman.

Keluar dari kapal cukup lancar karena mobilku masuk paling akhir, sehingga keluarnya justru paling duluan karena dekat dengan pintu kapal. Kami pun meninggalkan pelabuhan menyusuri Jalan Perak Timur Surabaya. Kami sempat mampir di kantor cabang PT DLU Surabaya di Jalan Perak Timur untuk membeli tiket balik. Tapi saat itu jadwal KM Kumala belum keluar, jadi kami pun memutuskan pulang. Kami menyusuri Jalan Perak Timur lalu balik ke Perak Barat untuk menuju jalan tol menuju luar kota lewat pantura.

Di Gresik kami mampir di SPBU yang cukup bersih untuk mandi dan ganti baju yang sudah kucel. Setelah segar, kami pun memacu Honda Jazz menyusuri jalan pantura menuju Rembang. Perjalanan cukup singkat karena tidak ada kemacetan mudik seperti di jalur pantura dari arah Jakarta. Pukul 13.30 kami sampai rumah. Setelah istirahat sepekan di rumah, kami melanjutkan silaturahmi ke Klaten dan main ke Yogyakarta.

Saat di rumah Klaten, petugas marketing PT DLU menelepon kami untuk menanyakan kepastian balik ke Banjarmasin. Dalam hati aku bilang, manajemen perusahaan ini cukup profesional. Saat itulah aku gunakan untuk memastikan mendapat kamar saat balik. Kepada petugas itu, aku bilang akan balik tanggal 16 Agustus dengan catatan aku dapat tiket kamar karena aku bawa anak usia sebulan. Kalau tidak, aku akan gunakan kapal lain. Petugas itu pun berjanji menyediakan kamar. Kami disuruh membayar tiket tanggal 15 Agustus di kantor cabang Surabaya, sambil memastikan kamar.

Tanggal 15 kami bayar tiket. Ternyata harganya melonjak. Tarif mobil Honda Jazz menjadi Rp 2.500.000. Petugas tiket langsung aku 'tembak'. Aku bilang sudah dibookingkan kamar oleh Pak Rizal bagian marketing. Setelah dicek, ternyata belum ada bookingan atas namaku. Aku mulai bersikeras dan tetap ngeyel hingga akhirnya petugas itu menyerah. Kalau tidak ngeyel mungkin aku tidak dapat kamar. hehehe. Kami dapat kamar kelas II dengan harga tiket menjadi Rp 345 ribu untuk dewasa. Total biaya yang harus kami bayar Rp 1.200.000 untuk penumpang plus Rp 2,5 juta untuk mobil.

Saat itu petugas tiket bilang, untuk bayi harus ikut ibunya, jadi kami hanya diperbolehkan menempati tiga kasur. Artinya, ada kemungkinan satu kasur ditempati orang lain. Demi kenyamanan, aku pun membooking satu kasur itu agar kamar itu bisa kami tempati sekeluarga, tanpa orang lain. Petugas tiket pun menyarankan agar bayi kami didaftarkan tiket kelas anak, bukan bayi. Konsekuensinya harga tiket bertambah. Bagiku tidak masalah asalkan satu kamar isi empat kasur itu hanya kami tempati.

Setelah urusan tiket beres, kami pun menginap semalam di Pacific Hotel dekat pelabuhan. Hotelnya lumayan bagus, tarifnya Rp 350 ribu per malam, tapi pelayanannya lumayan payah. Meski begitu, lumayan juga untuk meredakan capek setelah seharian berkendaraan. Apalagi saat itu anakpertamaku sedang demam tinggi akibat kecapekan dan flu berat. Malam sebelumnya ia sempat dipijat dan dikeroki. Panasnya naik turun, tapi persendiannya masih ngilu dan pusing.

Celakanya, cekout kamar dibatasi pukul 13.00 WIB, kalau lewat pukul 15.00 WIB dikenai tiket full. Kami terpaksa keluar hotel pukul 12.30 WIB. Untuk mengisi waktu hingga kapal berangkat pukul 20.00 WIB, kami mencoba menjelajah Kota Surabaya. Lumayan bersih kota ini. Meski macet tapi tidak terlalu panas, karena kota ini dipenuhi pohon-pohon besar di tengah kota. Ada banyak taman yang bisa disinggahi untuk sekadar refreshing.

Keluar hotel, kami langsung tancap gas menuju Jembatan Suramadu. Meski buta jalur di Kota Surabaya, kami tetap sampai ke jembatan panjang ini karena ada banyak rambu penunjuk arah. Ditambah lagi tanya ke beberapa orang di jalan. Dari Jalan Perak Timur, kami tempuh waktu sekitar 30 menitan. Masuk gerbang jembatan, kami bayar tiket Rp 30 ribu sekali jalan. Menyusuri jembatan ini lumayan mengasyikkan. Mirip Jembatan Barito di Kalsel tapi lebih panjang. Selain panjang, juga sangat tinggi dengan puluhan tali sling pengikat jembatan. Sayangnya, tidak ada tempat terbuka di dekat jembatan. Begitu masuk jalur, langsung tancap gas hingga ke seberang alias Pulau Madura (tak iye). Setelah sampai di tanah Madura, kami pun langsung balik lagi ke Surabaya karena tidak ada tujuan yang pasti. Untuk masuk ke gerbang tujuan Surabaya, kami harus bayar lagi Rp 30 ribu. Untuk mengabadikan jembatan ini, kami nekat berhenti di tengah jembatan. Lumayan ada beberapa kali jepretan untuk kenang-kenangan.


Sampai di Surabaya, kami mengisi keranjang kami dengan aneka snack buat perbekalan di kapal nanti. Tak lupa beberapa obat-obatan ringan untuk masuk angin dan pusing juga kami stok. Kami juga sempat nongkrong di Taman Bungkul Surabaya yang lumayan asri itu. Tiba di Pelabuhan pukul 16.00 WIB. Kami didatangi petugas pelabuhan dan polisi. Mereka mencatat nomor mobil kami dan meminta foto copy STNK. Setelah bayar Rp 50 ribu kami diberi nomor urut masuk ke kapal. Kami dapat nomor urut 15. Karena suasana panas, ditambah si kecil rewel karena kepanasan, kami pun meninggalkan pelabuhan untuk mencari tempat yang teduh. Tentu saja dengan seizin petugas pelabuhan yang mencatat mobil kami. Kami balik lagi sekitar pukul 18.00 WIB yang ternyata antrean mobil sudah sangat panjang. Tapi kami tetap santai karena mobil sudah tercatat dan sudah dapat nomor antre.

Saat itu anak pertamaku sudah kepayahan karena penyakit flunya belum hilang. Badannya masih panas dan persendiannya masih ngilu. Dengan alasan anakku sakit, aku minta izin kepada otoritas kapal untuk masuk duluan ke kapal. Alhamdulillah diizinkan. Kami pun naik kapal duluan berjalan kaki, sementara mobil aku tinggal di parkiran. Kami langsung menuju ruang informasi di dekat kafetaria. Kami juga memastikan untuk mendapat kamar sesuai tiket kami. Setelah petugas kapal memastikan kamar, aku turun lagi ke parkiran untuk memasukkan mobil ke kapal. Setengah jam kemudian mobil masuk kapal, dan aku langsung naik ke ruang informasi dan mengajak anak istriku ke kamar kapal.

Pukul 21.30 WIB kapal berangkat. Anak pertamaku langsung tidur pulas, alhamdulillah. Sedangkan aku memilih ngemil dan ngopi. Tengah malam, anakku terbangun. Alhamdulillah badannya langsung sehat. Ia langsung makan jatah kapal dan ngemil. Aku pesan satu cangkir kopi untuk menghangatkan tubuhnya dan menghilangkan mualnya, dan berhasil. Sepanjang malam aku begadang dengan anakku, sambil nonton televisi. Sesekali kami jalan ke kafetaria untuk memesan makanan dan minuman panas.

Alhamdulillah ombak cukup bersahabat. Perjalanan cukup tenang. Kapal akhirnya sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pukul 01.00 Wita. Artinya, kami menempuh perjalanan laut itu selama 27 jam. Pukul 02.00 Wita kami masuk rumah di Banjarmasin. Setelah membersihkan badan yang kucel, kami langsung tertidur. Sorenya, aku langsung kerja sambil teklak tekluk. Perjalanan mudik tahun ini begitu melelahkan, tapi melihat anakku bisa menikmati, dan berhasil kembali dengan selamat sampai rumah, rasanya perjuangan berat dan panjang ini terbayar sudah.

Banjarmasin, 19 Agustus 2013

mudik naik kapal kumala

Posted by : Unknown 0 Comments
Anda pasti pernah mengamati teman, tetangga, atau orang lain yang sering beruntung dalam hidupnya, entah dalam pekerjaan, keluarga, atau bahkan dalam keberuntungan dalam memperoleh hadiah atau undian. Anehnya, keberuntungan itu sering menghampiri seseorang itu secara terus menerus.

Saya punya seorang teman yang selalu beruntung, dalam hal apapun. padahal dari segi kemampuannya, ia biasa-biasa saja. Bahkan dalam pekerjaan, ia bisa dinilai mendapat nilai yang kurang. Tapi anehnya, ia selalu mendapat kesempatan, bahkan karier yang cemerlang. Begitu juga dalam kehidupan keluarganya, dan bisnis sampingannya, ia selalu diliputi keberuntungan.



Menurut beberapa psikolog, sebenarnya kita mampu menciptakan keberuntungan kita sendiri. "Keberuntungan tergantung pada bagaimana Anda menyikapi hidup, dengan melihat usaha apa yang telah Anda sumbangkan bagi lingkungan sekitar Anda dan bagaimana Anda menyikapi masalah," jelas Carol Sansone,Ph.D, Profesor psikologi di Universitas Utah. Keberuntungan sebenarnya adalah hasil dari persepsi, karakter diri sendiri, pilihan dan tindakan kita. Semua itu ada di bawah kendali kita.

Ingin mencapai keberuntungan Anda? Sebenarnya ini sama mudahnya dengan mengubah perilaku Anda. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang-orang yang menganggap dirinya beruntung cenderung -meramalkan dirinya sendiri. Hal itu dikarenakan orang-orang yang berpikir positif biasanya memperhatikan kesempatan, dan mereka akan langsung menyambar kesempatan begitu datang.

Orang -orang yang kurang fleksibel cenderung melewatkan kesempatan karena terlalu fokus pada satu hal. Seorang Profesor Psikologi, Alizabeth Nutt Williams, Ph.D menyatakan bahwa mengeksplorasi kesempatan-kesempatan yang tak terlihat akan mengarahkan Anda ke dalam hasil yang berbeda dan tidak tak terduga, dan terkadang lebih baik untuk waktu yang lama.

Jika Anda ingin meraih keberuntungan Anda, maka ambil lebih banyak kesempatan, membangun hubungan dengan orang lain, dan berani menawarkan diri untuk menjadi pemimpin. Anda bisa meraih semua itu dengan percaya bahwa Anda dapat menyelesaikan apapun yang Anda kerjakan, walaupun penuh dengan risiko.

Bagaimana jika banyak kritik menyerbu Anda dan promosi pekerjaan yang tak pernah Anda dapatkan? Anda mungkin saja akan langsung menyerah atau mengubah ulang tujuan Anda. Jangan pernah memikirkan hal itu! Jika sesuatu tidak berjalan sesuai dengan rencana, maka Anda harus cepat memikirkan rencana selanjutnya. Orang-orang sukses tidak akan berhenti hanya karena hal-hal negatif terjadi dan rintangan menghadang. Mereka akan mengambil kesempatan lain di lain kesempatan.

Berpalinglah, perubahan itu bagus. Orang yang easygoing - membiarkan hidup mengalir saja dan senang hati menjalankan rutinitas sehari-hari, akan membuka diri seluas-luasnya untuk mengambil kesempatan dan menjumpai sesuatu yang datang begitu saja. Percayalah pada diri sendiri bahwa keberuntungan itu datang dari usaha Anda dan tidak datang begitu saja.

Orang bilang, hidup hanya sekali. Oleh karena itu kita diberi kesempatan untuk hidup sesuai yang kita inginkan. Ada dua kemungkinan dari sudut pandang tersebut. Kita mau hidup untuk bersenang-senang atau hidup sebaik mungkin.

Dalam hidup, kita bisa melakukan keduanya. Namun dalam satu kesempatan, kita hanya bisa melakukan salah satu di antaranya. Sesekali ego kita membuat kita ingin menikmati hidup. Mengapa harus begitu serius? Dunia ini menawarkan banyak hal yang indah dan menyenangkan.

Namun ada pula pribadi yang tak membiarkan dirinya mengalir seperti air begitu saja, karena ia tak mau terlena oleh keadaan. Oleh karena itu ia selalu berusaha hidup seimbang antara dunia dan spiritualnya.

Orang bilang, kebanyakan orang lebih memilih bersenang-senang daripada mengusahakan sebuah kebahagiaan. Ini adalah hidup Anda, apapun pilihan Anda sebaiknya dibekali tanggung jawab agar tak menyesal nantinya. Semoga bermanfaat dan bagikan tulisan ini pada mereka yang Anda sayangi. sumber: vemale.com

semoga bermanfaat
Banjarmasin, 25 Juli 2013

mencipta keberuntungan

Banyak orang ingin punya anak laki-laki, terutama untuk anak pertama. Tapi kebanyakan tidak tahu caranya. Memang, yang menentukan jenis kelamin adalah Tuhan, tapi saat ini ilmu pengetahuan memungkinkan manusia bisa mengintip rahasia penciptaan Tuhan, meski untuk hasil akhir, manusia tidak bisa menentukan 100 persen. Alhamdulillah dua anakku cowok semua.


Sebetulnya banyak cara untuk menentukan jenis kelamin anak. Salah satu cara yang terbaik adalah metode shettles. Penerapan metode ini dipercaya memberikan peluang keberhasilan lebih dari 75 persen.

Pada dasarnya, pria menghasilkan sperma dengan dua macam kromosom gen, yaitu XX (wanita) dan XY (pria). Hasil penelitian dr Shettles menunjukkan bahwa Kromosom XY (pria) ukuran spermanya lebih kecil, daya hidup lemah, tapi bergerak lebih cepat (agresif) dibandingkan dengan kromosom XX yang lebih besar. Sedangkan kromosom XX (wanita) ukuran spermanya lebih besar, daya hidup kuat namun lebih lamban.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan. Pada saat terjadinya ovulasi (masa subur) akan memberikan peluang lebih besar mendapatkan anak laki-laki, karena sperma XY cenderung lebih cepat dan cenderung mencapai sel telur lebih dulu. Disarankan berhubungan di saat terjadi ovulasi, peluang untuk menginginkan anak laki-laki.

Cara paling efektif adalah dengan menghitung hari ovulasi, mendekati terakhir (amati tanggal ovulasi). Saat sel telur sudah berada di tengah rahim, di sinilah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim. Karena jaraknya dekat, sperma kromosom Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur dan tidak mati. Sedangkan peluang untuk menginginkan anak perempuan waktu berhubungan dilakukan 3 hari atau lebih sebelum ovulasi.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui masa subur adalah menentukan panjang siklus menstruasi Anda. Biasanya siklus menstruasi normal berkisar antara 21 hingga 40 hari. Dimana satu siklus menstruasi dimulai sejak hari pertama haid hingga tepat satu hari sebelum haid pada bulan berikutnya.

Sesuai dengan siklus menstruasi Anda, hitung dan tentukan perkiraan hari pertama haid untuk bulan selanjutnya, kemudian dikurangi 14 hari. Karena ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid pertama pada bulan berikutnya Ph di daerah kewanitaan berperan sangat penting. Lingkungan yang lebih asam cenderung menghasilkan anak perempuan (keadaan asam akan membunuh sperma XY) dan keadaan basa akan menghasilkan anak laki-laki.

Untuk itu posisi dan kedalaman penetrasi saat berhubungan sangatlah penting. Semakin dangkal atau dekat dengan vagina umumnya akan menghasilkan perempuan, dan yang lebih dalam akan menghasilkan anak laki-laki. Jika ingin punya anak laki-laki lakukan hubungan intim dengan posisi intercourse paling dekat.

Cara ini akan membantu sperma disemprotkan lebih dekat dengan sel telur. Dan posisi yang dianjurkan adalah doggie style. Posisi ini adalah di mana wanita berada pada posisi bertumpu pada kedua lutut dan tangan, kemudian membungkukkan punggung dan seperti berbaring pada ranjang. Posisi ini memberikan akses penuh untuk penetrasi yang dalam sehingga sperma kromosom Y dapat berlari cepat membuahi sel telur.

Jumlah sperma akan berpengaruh juga. Jumlah sperma yang lebih banyak akan meningkatkan peluang anak laki-laki, ada dua hal yang dilakukan. Untuk anak laki-laki, pria sebaiknya lebih sering menggunakan celana longgar. Hal ini dikarenakan untuk meningkatkan kesuburan dimana testis memerlukan suhu yang lebih rendah agar sperma dapat bertahan hidup dan karena sperma XY daya hidup lebih lemah. Maka dengan cara ini akan lebih terbantu dari pada sperma XX tetapi tidak disarankan jika melakukan hal sebaliknya (pria memakai celana ketat). Untuk anak perempuan, pria sebaiknya mandi air hangat segera sebelum berhubungan intim. Dengan cara ini sperma XX akan lebih berpeluang.

Selain metode itu, Anda juga bisa mendukungnya dengan memilih jenis makanan. Ada 5 jenis makanan yang dapat wanita coba untuk menghasilkan anak laki-laki. Pertama, Jeruk. Buah jeruk adalah salah satu sumber alami terbaik untuk vitamin C. Anda bisa mulai dengan memasukkan lebih banyak buah yang mengandung jumlah tinggi vitamin ini dalam diet harian Anda.
Vitamin C apabila masuk ke dalam kandungan akan mendukung konsepsi bayi laki-laki. Buah yang kaya akan vitamin ini harus lebih sering dikonsumsi bagi wanita yang berusaha mendapatkan anak laki-laki. Untuk penyajiannya sendiri, dapat dimakan dalam keadaan fisik atau jus. Kalau memutuskan untuk dijus, ada baiknya untuk meraciknya sendiri, dan hindari jus kemasan.

Kedua pisang. Jenis makanan yang baik untuk menghasilkan anak laki-laki lainnya adalah pisang, yang dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Dari semua mineral yang terkandung di buah ini, kalium merupakan kandungan yang paling penting ketika ingin menentukan jenis kelamin bayi, yang terbukti mendukung kelangsungan hidup sperma laki-laki.

Ketiga kue asin. Menurut seorang penulis Prenatal Classroom, Van de Carr, makan makanan yang kaya akan rasa asin memungkinkan Anda meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, seperti makan-makanan yang kaya akan kalium. Namun, yang harus diperhatikan adalah, makan terlalu banyak garam pun tidak sehat. Selain itu, sangat berbahaya untuk janin apabila dikonsumsi selama mengandung.

Empat.sereal. Penelitian telah membuktikan bahwa sereal sangat efisien dalam meningkatkan kemungkinan Anda hamil dan melahirkan anak laki-laki. Penjelasan sederhananya, wanita yang mengonsumsi lebih banyak sereal, biasanya memiliki asupan mineral dan vitamin yang sangat tinggi. Ini terbukti bahwa lingkungan yang kaya nutrisi, lebih mungkin untuk mendukung sperma pria dan mengarah pada konsepsi bayi laki-laki.

Kelimajamur. Jamur merupakan sumber mineral dan vitamin, seperti kalium, selenium, vitaminD, dan keluarga vitamin B.Nutrisi ini, terutama vitamin D dan kalium, dikenal dapat meningkatkan Anda hamil dengan hasil anak laki-laki, sehingga jamur harus dimasukkan dalam menu harian atau mingguan jika Anda menginginkan anak laki-laki. (sumber: kompas, detik,lpt6)

Semoga bermanfaat
Banjarmasin, 21 Juli 2013

ingin punya anak cowok?

Posted by : Unknown 0 Comments
Bongkoj Khongmalai adalah seorang Artis Thailand yang sangat populer di dunia perfilman Thailand. Nama Bongkoj Khongmalai merupakan nama yang diambil dari Bahasa Thai. Ia juga memiliki nama lain "Tak". Berikut ini Biodata singkatnya :

Nama : Bongkoj Khongmalai ( บงกช คงมาลัย )
Alias : Tak
Lahir : 15 April 1985
Tinggi badan : 168 cm

Dibawah ini adalah beberapa Judul Film dan serial televisi yang dibintangi oleh Bongkoj Khongmalai.

Film film yang dibintangi oleh Bangkoj Khongmalai :

  • Bang Rajan (2000) 
  • Kun pan (Legend of the Warlord) (2002) 
  • Ai-Fak (The Judgement) 2004 
  • The Story of the X-Circle (2004) 
  • Gin gwai 10 (The Eye 10) (2005) 
  • Sum muepuen (Hit Man File) (2005) 
  • Tom-Yum-Goong (The Protector) (2005) 
  • Chai Lai (2006) The Passion (2006) 
  • Up to You (2006) 
  • Tewada Ta Ja Teng (Theng's Angel) (2008) 
  • Jan Dara (2012 film) 

Television

  • Look mae(1999) 
  • Niraj Sorng pop(2002)

FILM FILM YANG DIBINTANGI OLEH BONGKOJ KHONGMALAI

Posted by : Unknown 0 Comments
Tag : ,
 Kini, Iyu telah berusia dua pekan. Ada perasaan bahagia dan haru merawatnya tiap hari. Kini, di rumah ada bayi mungil nan lucu menghiasi hari-hari kami. Tak masalah bagiku jika tidak tidur tiap malam untuk menjaganya. Untungnya, saya masuk kerja malam. Jadi sepulang dari kerja, aku langsung njagong bersama bayiku sampai habis sahur, sementara istriku istirahat. Usai subuh, gantian aku yang tidur, sementara istriku yang merawat Iyu sampai siang.Tapi dua hari terakhir tidurnya sudah mulai normal pada malam hari.

Kabar baiknya, kini kami bisa pergi kemana-mana, termasuk kontrol ke dokter menggunakan mobil yang baru kami beli, alhamdulillah. Apalagi, saat ini hujan turun tiap hari, jadi keberadaan mobil ini sangat membantu kami. Aku berharap hujan yang turun tiap hari di musim kemarau ini membawa keberkahan bagi anak dan keluarga kami.


Aku jadi ingat saat kelahiran Iyu, Rabu 3 Juli 2013. Sebelum Rabu siang itu, selama berhari- hari Banjarmasin dilanda panas menyengat yang berkepanjangan. Banyak orang mengeluh karena cuaca sangat panas, bahkan suhu udara di atas 33 derajat saat siang hari. Anehnya, saat istriku masuk kamar operasi untuk bedah cesar pukul 14.00, tiba-tiba hujan turun sangat deras. Dan 30 menit berikutnya anak kami lahir. Kami berharap hujan ini membawa keberkahan tersendiri bagi kami, aamiin. Dan hujan masih kerap turun tiap hari menghiasi hari-hari kami hingga hari ini (setidaknya 17 Juli ini masih kerap turun hujan).

Lanjut ke soal mobil. Kehadiran Honda Jazz ini dalam kehidupanku terjadi secara tiba-tiba,  tanpa ada perencanaan yang bertele-tele. Dia datang begitu saja, seolah dikirim alam semesta ini dalam keluarga kami. Soal bagaimana cara kami membeli, dan mobil itu hadir dalam kehidupanku, itu adalah surprise dari alam semesta yang membantuku.

Sebetulnya aku sudah memimpikan mempunyai Honda Jazz sejak empat tahun lalu. Seperti biasa, kalau aku punya keinginan, aku selalu menggunakan metode "membayangkan" khas psikosibernetik. Sudah ratusan keinginan betul-betul terkabul hanya dengan membayangkan. Awalnya, aku tidak berani membayangkan punya mobil Honda Jazz. Maklum jika dilihat dari penghasilan kami, mimpi punya mobil Honda Jazz bagaikan pungguk merindukan bulan.

Tapi tak ada ruginya mempraktikkan ilmu kuno ini. Toh membayangkan punya Honda Jazz tidak dipungut biaya. Jika gagal, ya ndak masalah, lha wong ndak mbayar kok. Juga ndak ada yang tahu kalau aku pengin punya Honda Jazz. Tapi jika berhasil, ya alhamdulillah. Betul ndak? Banyak orang mencibir keberadaan psikosibernetik ini, tapi bagi saya, ini adalah ilmu yang cukup teruji. Buktinya, The Secret yang menggunakan metode sama dengan psikosibernetik kini mulai dipraktikkan dan diteliti di seluruh dunia. Hasilnya, jutaan orang telah berhasil mempraktikkannya, dan berhasil.

Bagi saya, tantangan terberat menggunakan metode ini adalah dianggap tidak rasional. Tapi bagi saya itu tidak masalah. Bagi saya, seorang komentator hanyalah orang yang kelebihan mulut. Ia hanya pandai bicara, tapi sangat jarang bisa melakukan apa yang dikomentarinya. Betapapun hebatnya seorang komentator yang mengomentari penampilan buruk seorang Lionel Messi pada sebuah pertandingan bola, saya yakin ia tidak akan mampu mengalahkan kehebatan Messi di lapangan hijau. Itu pasti!

Awalnya aku sempat ragu juga mempraktikkan psikosibernetik untuk menarik Honda Jazz dalam kehidupanku.Tapi seperti pada pengalaman yang sudah-sudah, dan selalu berhasil, akhirnya aku tergelitik juga untuk mencobanya. Nah sejak empat tahun lalu, aku selalu membayangkan punya mobil ini. Kalau ketemu Honda Jazz di jalan, aku selalu membayangkan bahwa aku yang naik mobil itu. (gila yak, hehehee). Aku juga sering lihat gambar-gambar mobil Honda Jazz saat di kantor. Dan tidak ketinggalan, aku selalu membayangkan bahwa foto-foto Honda Jazz itu adalah milikku. Ya, sesimpel itu caranya. Soal kehandalan ilmu psikosibernetik ini sudah banyak aku tulis di blog ini sebelumnya, silakan dibaca dan dipraktikkan.

Soal praktik metode ini, aku jadi ingat anakku, Rhei. Saat mau masuk SD berstandar nasional pada 2012, ia belum bisa baca tulis. Bahkan saat sudah masuk kelas 1, ia juga belum lancar baca tulis. Awalnya aku sempat tak yakin ia bisa masuk SD ini. Program "membayangkan" khas psikosibernetik pun aku praktikkan.

Setelah mendaftar di sekolah ini, tiap hari aku selalu berhenti di depan sekolahan ini. Aku suruh anakku membayangkan dia sekolah dan bermain di sekolahan ini bersama teman-temannya. Aku dan istriku juga sering mengajak anakku main ke halaman sekolah ini. Aku bilang ke anakku, kalau sekolah di sini enak, dekat rumah, sekolahannya bagus, bersih, dan bisa bermain di beberapa sudut sekolahan ini. Intinya aku menyugesti anakku agar ia seolah-olah merasa telah bersekolah di sekolah ini.

Dan hari H tes masuk SD ini pun benar-benar berlangsung. Celakanya, aku sempat merasa kurang yakin anakku bisa diterima. Karena saat aku tanya, anakku sempat kebingungan menjawab tes wawancara. Tapi keraguan itu segera aku buang. Aku makin sering mengajak anakku main di sekolah ini. Hasilnya, kami pun terkejut karena ternyata anak kami diterima di sekolah ini tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Alhamdulillah.

Satu kendala telah kami lewati. Anakku telah diterima di sekolah ini. Tapi ada satu lagi kendala menghadang, anakku belum lancar baca tulis, karena saat di TK Alam tempat anakku sekolah sebelumnya, memang ia dilarang belajar baca tulis. Baca tulis adalah materi anak SD! Begitu masuk kelas, kami kalang kabut karena ternyata pelajarannya langsung tingkat lanjut. Tiap bulan diadakan ujian, dimana soalnya ditulis dalam lembaran seperti ujian sekolah biasanya. Ujian bulan kedua, anakku rangking 31 dari 32 siswa. haduuhhh...

Aku tidak patah arang. Psikosibernetik makin sering aku praktikkan. Aku bikin tulisan besar- besar dan aku tempelkan di kamar: "PANTARHEI RANGKING 1" Aku menulis tulisan itu saat anakku belum lancar baca tulis. (walah). Setelah menjalankan program ini, jalan pun mulai terbuka. Ada orangtua murid yang menyarankan kursus baca tulis kilat, tiga bulan. Kesempatan itu pun langsung aku ambil.

Ujian bulan ketiga anakku rangking 24. Berlanjut ke rangking 17, dan bertahan di ring 11-12 saat ulangan bulanan. Aku pun meningkatkan frekwensi "membayangkan" yang aku praktikkan. Hasilnya, ujian akhir semester 1 anakku rangking 9. Ujian bulanan sebulan jelang ujian akhir semester dua, anakku berhasil menyodok ke rangking 2, dan pada ujian akhir semester 2 anakku bercokol di rangking 4. Alhamdulillah, dari tidak bisa baca tulis, akhirnya bisa masuk rangking 4 di ujian akhir kelas 1, selamat ya anakku.

Begitu juga dengan kehadiran Honda Jazz ini dalam kehidupanku, aku mempraktikkan psikosibernetik, dan tentu saja saat ingin punya anak kedua, kami juga praktik ilmu luar biasa ini. Kami hanya mempraktikkannya saja secara tulus, dan melakukannya secara relaks. Soal hasilnya, biar alam semesta yang mengirim keinginan-keinginan kami itu dalam kehidupan kami. Terimakasih Tuhan atas semuanya...

semoga menginspirasi
Banjarmasin, 17 Juli 2013

horeee beli honda jazz (dua mimpi dalam satu malam-2)

Alhamdulillah, ini ramadhan spesial bagiku dan keluargaku. Bagiku, ada dua mimpi besar yang dikabulkan pada saat yang bersamaan jelang ramadhan 1434H tahun ini. Pertama, anak keduaku lahir dengan selamat melalui proses cesar. Kedua, keinginanku untuk mempunyai mobil Honda Jazz sejak empat tahun lalu akhirnya terkabul.


Kelahiran anak keduaku ini jelas melengkapi hari-hariku. Melalui proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya anak kami: Muhammad Langit Biru Ramadhan terlahir dengan selamat. Kami menunggu kehadiran Iyu, panggilan anak kami, sudah cukup lama. Anak pertama kami, Pantarhei lahir 2006 atau tujuh tahun tiga bulan yang lalu. Karena Iye (rhei) lahir melalui proses cesar, kami harus menunggu empat tahun untuk bisa punya anak lagi secara aman dari segi medis.

Praktis, mulai tahun 2010 kami melakukan program punya anak lagi. Berbagai upaya kami lakukan, tapi tampaknya Allah masih menunda waktu hingga saat yang tepat tiba. Konsultasi hingga searching di internet untuk mengetahui cara tepat punya anak kerap kami lakukan, tapi tampaknya juga belum menemukan hasil. Hingga akhirnya istriku benar-benar hamil pada 2012. Tapi tampaknya Allah belum mengizinkan kami punya momongan saat itu.

Pada Mei 2012 istriku keguguran. Sempat sangat kecewa dan mencari berbagai macam sebab hingga kambing hitam. Tapi akhirnya kepasrahan yang kami pilih. "Allah akan memilihkan waktu yang tepat bagi kami" "Semua akan indah pada waktunya" Itulah dua kalimat motivasi yang membuat kami tetap tegar.

Saat istriku dikuret di RS Hermina Jakarta pada Mei 2012,  saat itulah aku dan istriku belajar banyak tentang kehamilan dan segala permasalahannya dari dokter yang menangani tindakan medis istriku. Alhamdulillah, dokter mengajari kami banyak hal. Dokter menyarankan kami menunggu tiga bulan lagi untuk program punya anak lagi.

Tentang tata cara agar cepat punya anak lagi, sudah pernah saya posting beberapa waktu lalu di blog ini. Dan alhamdulillah postingan itu juga dipraktikkan beberapa teman dan ternyata berhasil. Kabar baiknya, istriku juga berhasil hamil lagi. Kami pun sangat berhati-hati menjaga kehamilan kali ini. Hampir tiap hari kami belajar tentang kehamilan dan segala permasalahannya di internet. Kami juga banyak tanya ke dokter yang menangani kehamilan istriku.

Pada kehamilan kali ini, kami sangat ingin agar bayi kami dilahirkan secara normal. Alasannya, Allah telah menciptakan tubuh perempuan secara sempurna, termasuk cara melahirkan juga telah diatur secara sempurna, melalui cara yang alamiah. Kami yakin persalinan normal lebih mendekatkan jiwa anak dan sang ibu. Kami pun belajar dari banyak pihak. Hasilnya, kami menemukan banyak ilmu tentang kelahiran secara normal meski anak pertama cesar. Bahkan dokter yang menangani kehamilan istriku tiap bulan langsung terdiam saat mencoba menawari operasi cesar semenjak kehamilan menginjak usia 7 bulan. Dokter itu sempat ngeper dan tidak menyangka kami punya banyak info soal kelahiran normal anak kedua meski anak pertama cesar.

Bukan masalah apa-apa, saya sangat tidak suka jika ada dokter kandungan yang matre, sedikit- sedikit langsung cesar. Banyak alasan yang mereka kemukakan, kebanyakan mereka menakut- nakuti pasien tentang kesehatan dan keselamatan bayi. Jika orangtua tidak punya banyak pengetahuan, pasti langsung setuju dicesar. Untuk diketahui, di rumah sakit bersalin tempat istriku melahirkan pada saat yang hampir bersamaan, dari lima pasien, semuanya dioperasi cesar.

Dari ilmu yang kami dapat itu, kami menyimpulkan bahwa anak kedua kami ini bisa dilahirkan secara normal. Berdasarkan pengetahuan yang kami dapat, persalinan normal bisa dilakukan meski anak pertama dilahirkan cesar. Asal, bedah cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah. Untuk diketahui ada tiga macam bedah cesar, yaitu horisontal di perut bagian atas, vertikal di tengah perut, dan horisontal di perut bagian bawah. Persalinan normal hanya boleh dilakukan jika cesar pertama dilakukan secara horisontal di perut bagian bawah.

Aturan berikutnya, tinggi tubuh istriku memungkinkan untuk melakukan persalinan normal. Juga pinggul tidak terlalu sempit sehingga cukup digunakan sebagai jalan bagi si jabang bayi. Aturan berikutnya lagi adalah perkiraan berat bayi kurang dari empat kilogram. Nah untuk berat bayi ini kami melakukan second opinion hingga tiga dokter. Dokter pertama yang menangani istriku tiap bulan menyatakan berat janin tiga hari sebelum kelahiran 3,8 kilogram, dua dokter lainnya menyatakan berat janin 3,7 kilogram.

Jadi, berdasarkan diagnosis tiga dokter, berat janin memungkinkan untuk kelahiran secara normal. Tak hanya itu, kami juga melakukan tes jantung ibu dan janin. Hasilnya juga memuaskan, keduanya dinyatakan sangat sehat.

Hingga akhirnya tiba pada hari H. Pukul 24.00 pada 3 Juli 2013, istriku mulai kontraksi. Kami mencoba menyugesti dan membuat suasana menjadi senyaman mungkin. Dua jam berikutnya, kontraksi makin sering terjadi. Hingga pukul 02.30 akhirnya kami putuskan untuk pergi ke rumah sakit.

Kabar baiknya, alhamdulillah pada sore sebelumnya kawan kami secara ikhlas meminjamkan mobilnya kepada kami, sehingga saat kontraksi, kami bisa membawa istri ke dokter secara nyaman. Tak bisa dibayangkan kami membawa istri ke rumah sakit yang jaraknya 10 kilometer menggunakan sepeda motor. Belum lagi, kami juga harus membawa anak pertama kami yang berumur 7 tahun pada pukul 02.30 dinihari. Betapa repotnya, karena kami juga harus membawa perlengkapan melahirkan, termasuk persiapan untuk si jabang bayi. Jadi, pas dinihai kontraksi, kami sudah siap membawa ke dokter secara nyaman. (Maturnuwun Om Razak atas pinjaman mobilnya...)

Hingga pukul 10.30, sudah terjadi pembukaan empat menuju lima. Si jabang bayi masih terus meronta ingin keluar. Di sisi lain, istriku mengalami kesakitan yang luar biasa. Air ketuban istrikupun mulai keluar berwarna coklat. Jumlahnya diperkirakan makin menipis. Saat memeriksa pukul 11.00, akhirnya dokter menyerah. Dia langsung menyarankan operasi cesar karena air ketuban sudah hampir habis. Kami pun terbengong, tak bisa berbuat apa-apa. Dokter mengatakan berbahaya jika tidak segera dioperasi karena si jabang bayi telah meminum air ketuban yang telah bercampur kotoran. Kami pun menyerah.

Sambil mengucap bismilah, saya pun menandatangani prasyarat operasi cesar. Setengah jam kemudian bayiku pun terlahir dengan selamat. Yang membuat saya terbengong-bengong adalah ukurannya yang super besar: 4,85 kilogram dengan panjang 55 centimeter. Wowww... Sujud syukur pun saya panjatkan kepada Allah. Apa jadinya jika anakku tidak dioperasi cesar. Dengan ukuran yang segitu besar, sangat tidak mungkin anakku lahir secara normal mengingat istriku punya riwayat operasi cesar pada anak pertama.Terima kasih dokter telah memaksa kami untuk menyetujui operasi cesar.

Banjarmasin, 18 Juli 2013

langit biru lahir (dua mimpi dalam satu malam-1)

- Copyright © miliarder - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -